Rabu, 25 Juli 2018

CLoning Hardisk Dengan Clonezilla

Hallo friend..

Kali ini w mau sharing cloning OS, partition atau cloning hardisk.
Clonezilla merupakan sebuah software berbentuk console yang di kembangkan dari source kode program linux yang digunakan untuk keperluan cloning OS atau Partisi. Sebenarnya banyak software yg digunakan untuk cloning seperti Northon Ghost, Easius Partition Master, Minitool Partition Wizard dan masih banyak lainya, tapi jujur w sih lebih familiar ke clonezilla. Btw ada kelebihan dan kekurangannya menggunakan clonezilla ini kelebihannya yg w tau ini program gratis tis tis tis, udah w taunya itu doang dan kekurangannya ialah clonezilla akan error kalo ngeclone dengan hardisk target lebih besar dari hardisk source 

contoh:

Hardisk Sourc (HDD Master Yg mau di Clone) = 320 GB
Hardisk Target (HDD Kosong) = 250 GB 
Maka proses cloning tidak akan berjalan, syarat agar HDD bisa di clone adalah memiliki ukuran space yg sama atau hardisk target lebih besar dari hardisk source okeh.


Iya seperti yg kalian liat di atas w pake DVD External 2 Hardisk menggunakan kabel sata. Okeh silahkan burning clonezilla iso dan booting ke clonezilla. 


Pilih Clonezilla Live dan tekan Enter.


Pilih bahasa sesuai yg lu pengen wkwkw tekan Enter.


Kemudian pada jendela Configuring Consloe-Data pilih Don't Touch Keymap dan klik enter.


Next kita pilih Start_clonezilla untuk tetap menjalankan clonezilla pada mode GUI, ya emang tampilan GUInya kek gitu wkwkw



Untuk mengkloning partisi secara lokal dari HDD ke HDD maka pilih Device-Device dan klik Enter.


Next pilih Beginer dan klik Enter untuk melanjutkan.


Selanjutnya pilih Disk_to_local_disk untuk kloning dari Hardisk secara lokal, disitu banyak pilihanya, salah satu kelebihan clonezilla juga bisa mengkloning OS via secara masal lewat jaringan, cuma ya lama namanya juga via jaringan mang wkwkw. 


Pada tahap ini kalain pilih HDD yg hendak dijadikan source atau master clone.
Nah pada tahap ini perlu kalian ingat dan catat, oke kalo kalian mau cloningnya dari disk ke disk dengan ukuran yg beda dan merk yg beda, tapi! kalo seandainya HDD kalian sama dengan merk dan ukuran yg sama maka yg harus kalian catat dan di bedakan antara HDD source dan targetnya adalah dari serial number. Maka catalah serial HDD source dan HDD targetnya okeh.



Nah nanti otomatis kepilih sendiri HDD yg akan di jadikan targetnya kek di atas.




Sampai ditahap ini kalian diminta untuk mengecek kembali HDD target, berupa kapasitas dan pemartisianya, w saranin sih skip aja biarin default dan klik enter buat lanjutin







Sampe sini minta konfirmasi tekan Y dan Enter aja sambil nunggu loadingnya





Tunggu sampe kelar cloning partisinya, kalo sukses maka akan ada tandanya Cloned Successfully berarti kita telah berhasil mengkloning OS.




Press "Enter" to continue... 
Ikutin aja, tinggal klik Enter wkwkw .


 
Nah sampe sini cloning OS menggunakan clonezilla sudah selesai, tinggal kalian pilih mau direboot, power off, cmd atau return bebas, yg penting intinya cloning OS udah kelar okeh.

Note: Sorry gambarnya hasil dari foto, soalnya w praktek langsung gk pake vbox jadi rada susah SSnya, yh yang penting gambarnya jelas. Btw kalo kurang jelas bisa komen di kolom komentar

thx   
Share this article on :

0 komentar:

Posting Komentar